9 Makanan Korea yang Bikin Orang Korea Sendiri Pro-Kontra ๐Ÿฝ๏ธ

Penulis: Tim Editorial YEPPURIKOโ€ข
9 Makanan Korea yang Bikin Orang Korea Sendiri Pro-Kontra ๐Ÿฝ๏ธ
9 Makanan yang Bikin Orang Korea Sendiri Terbelah antara Suka dan Nggak
๐Ÿฝ๏ธ Bahkan di negeri fermentasi, ada batas yang nggak bisa dilewati 9 Makanan yang Bikin Orang Korea Sendiri Terbelah antara Suka dan Nggak  ๐Ÿฝ๏ธ
Ini Yeppuriko, panduan satu pintu soal Korea, dari kecantikan, traveling, sampai kuliner, biar kamu bisa menikmatinya dengan tenang.

๐Ÿค” Orang Korea pasti doyan semua masakan Korea? Ternyata nggak juga

๐Ÿค” Orang Korea pasti doyan semua masakan Korea? Ternyata nggak juga
Kimchi, samgyeopsal, tteokbokki. Semuanya masakan khas Korea yang enak banget, kan?

Tapi, nggak semua orang Korea bisa makan semua masakan Korea, lho.

Suka atau nggak suka itu beda-beda, tergantung budaya makan daerahnya, kebiasaan makan di rumah, dan seberapa sensitif penciuman masing-masing orang.

Terutama makanan fermentasi yang baunya tajam, bahan dengan tampilan yang bikin kaget, dan makanan dengan tekstur unik, pendapat orang Korea pun bisa terbelah.
๐Ÿค” Orang Korea pasti doyan semua masakan Korea? Ternyata nggak juga 2


๐Ÿค” Orang Korea pasti doyan semua masakan Korea? Ternyata nggak juga 3
Bahkan di Korea yang sehari-hari makan makanan fermentasi,
tetap ada "garis batas" soal bau, tampilan, dan tekstur.
Kali ini, kami kenalkan 9 makanan seperti itu.

๐Ÿฅฃ 1. Cheonggukjang (์ฒญ๊ตญ์žฅ)

๐Ÿฅฃ 1. Cheonggukjang (์ฒญ๊ตญ์žฅ)
Sup kental (jjigae) khas masakan rumahan Korea yang berbahan dasar kedelai fermentasi.

Ciri khasnya adalah bau tajam yang mirip natto Jepang, jadi lumayan banyak orang Korea yang bilang, "Baunya aja aku nggak sanggup."

Uniknya, orang Jepang yang punya budaya makan natto kadang justru lebih nggak keberatan.

Orang yang berasal dari daerah biasanya sudah akrab sejak kecil, sementara generasi muda yang besar di Seoul cenderung lebih nggak suka.


๐Ÿฒ 2. Seonji Haejangguk (์„ ์ง€ํ•ด์žฅ๊ตญ)

๐Ÿฒ 2. Seonji Haejangguk (์„ ์ง€ํ•ด์žฅ๊ตญ)
Sup tradisional berisi darah sapi (seonji) yang dipercaya ampuh meredakan hangover.

Rasanya ringan dan kaya gizi, tapi banyak orang langsung menolak karena tampilannya yang hitam pekat.

Banyak yang bilang "begitu lihat langsung nggak sanggup", dan generasi muda terutama cenderung menghindarinya.


๐Ÿซ 3. Mint choco (๋ฏผํŠธ์ดˆ์ฝ”)

๐Ÿซ 3. Mint choco (๋ฏผํŠธ์ดˆ์ฝ”)
Memang nggak ada hubungannya dengan makanan fermentasi, tapi ini salah satu contoh paling klasik yang bikin orang Korea terbelah dua.

Perdebatan di media sosial antara kubu pembenci yang bilang "rasanya kayak pasta gigi" dan kubu pencinta yang bilang "segar dan enak" rutin jadi topik hangat.

Kalau ada menu mint choco di kafe, kolom komentarnya langsung terbelah dua, ini sudah jadi hal yang biasa banget di Korea.


๐ŸŒฟ 4. Daun ketumbar (๊ณ ์ˆ˜)

๐ŸŒฟ 4. Daun ketumbar (๊ณ ์ˆ˜)
Masakan Korea pada dasarnya nggak punya kebiasaan memakai daun ketumbar.

Karena itu, banyak orang yang pertama kali mencicipinya di masakan Thailand atau Vietnam lalu jadi nggak suka.

Belakangan masakan etnik makin populer di Korea, tapi nggak sedikit juga yang pesan tanpa daun ketumbar.


๐Ÿง€ 5. Blue cheese (๋ธ”๋ฃจ์น˜์ฆˆ)

๐Ÿง€ 5. Blue cheese (๋ธ”๋ฃจ์น˜์ฆˆ)
Di Korea, keju secara umum cukup populer, tapi blue cheese kadang diperlakukan sebagai kasus tersendiri.

Banyak yang menghindarinya dengan alasan "baunya kayak jamur" atau "fermentasinya kebablasan", dan kesannya lebih disukai sebagian pencinta wine.


๐ŸŒถ๏ธ 6. Malatang (๋งˆ๋ผํƒ•)

๐ŸŒถ๏ธ 6. Malatang (๋งˆ๋ผํƒ•)
Hidangan kuah pedas yang bikin kebas asal Tiongkok, populer terutama di kalangan anak muda Korea.

Tapi, bahkan orang Korea yang doyan pedas pun ada yang merasa sensasi "kebas" khas mala itu beda level dengan pedasnya cabai.

Komentar seperti "Kalau pedas sih jago, tapi kebasnya itu aku nggak sanggup" juga sering muncul di media sosial Korea.


๐Ÿ• 7. Pizza nanas (ํŒŒ์ธ์• ํ”Œ ํ”ผ์ž)

๐Ÿ• 7. Pizza nanas (ํŒŒ์ธ์• ํ”Œ ํ”ผ์ž)
Perdebatan yang heboh di seluruh dunia ini juga terjadi di Korea.

Kubu "jangan taruh buah di atas pizza" dan kubu "manis-asinnya enak" terbelah dua.

Jaringan pizza di Korea juga punya menu ini, tapi meski sering jadi bahan obrolan, sepertinya yang benar-benar memesan nggak terlalu banyak.


๐ŸŸ 8. Hongeo (ํ™์–ด) โ€“ Ikan pari fermentasi

๐ŸŸ 8. Hongeo (ํ™์–ด) โ€“ Ikan pari fermentasi
Ikan pari fermentasi, makanan khas Jeolla-do.

Bau khasnya yang seperti amonia sangat menyengat, sampai-sampai di kalangan orang Korea pun dibicarakan sebagai makanan yang melewati "garis batas".

Di daerah asalnya, ini masakan lokal yang sudah lama dicintai, tapi banyak orang dari Seoul atau daerah lain yang bilang "baunya aja udah nggak sanggup".

Di Korea yang terkenal tahan dengan makanan fermentasi pun, hongeo sering dianggap kasus tersendiri.


๐ŸŒŠ 9. Teripang & sea squirt (ํ•ด์‚ผ๏ผ๋ฉ๊ฒŒ)

๐ŸŒŠ 9. Teripang & sea squirt (ํ•ด์‚ผ๏ผ๋ฉ๊ฒŒ)
Bahan ini biasa ditemukan di pasar seafood Korea, tapi selera orang sangat terbelah karena tampilan, tekstur, dan aroma lautnya.

Khususnya sea squirt, banyak yang nggak suka baik dari bau maupun teksturnya, dan nggak sedikit juga yang bilang "dari tampilannya aja udah nggak bisa terima".

Orang yang besar di daerah dekat laut sering kali biasa saja, jadi ini salah satu bahan yang perbedaannya sangat dipengaruhi kebiasaan.


๐Ÿ—’๏ธ Tips berguna saat traveling ke Korea

โœ… Frasa untuk menolak makanan yang nggak kamu suka dengan sopan

"์ €๋Š” ์ข€ ํž˜๋“ค์–ด์š”" (jeoneun jom himdeureoyo)
Kalau diterjemahkan langsung artinya "Buat saya agak sulit." Ini ungkapan dalam bahasa Korea untuk menyampaikan dengan sopan bahwa kamu nggak cocok dengan makanan itu. Nggak terkesan memaksa, dan lawan bicara pun bisa memahaminya dengan wajar.

โœ… Ada kasus orang Jepang justru lebih tahan

Untuk cheonggukjang, orang Jepang yang punya budaya makan natto kadang lebih nggak keberatan dibanding orang Korea. Sebaliknya, untuk kimchi atau doenjang, orang Korea yang sudah akrab sejak kecil kadang lebih santai. Ketahanan terhadap makanan sangat dipengaruhi oleh "lingkungan tempat tumbuh" dan "kebiasaan".


โœจ Rangkuman

Yuk, kita lihat lagi kesembilan makanan tadi.
โ˜‘ Cheonggukjang โ€“ banyak orang Korea juga nggak tahan bau kedelai fermentasinya

โ˜‘ Seonji haejangguk โ€“ tampilan hitam pekat berisi darah sapi gampang jadi penghalang

โ˜‘ Mint choco โ€“ perdebatan "pasta gigi" rutin jadi topik hangat di media sosial

โ˜‘ Daun ketumbar โ€“ aslinya nggak dipakai di masakan Korea, jadi belum terbiasa

โ˜‘ Blue cheese โ€“ sering dihindari karena bau fermentasinya yang kuat

โ˜‘ Malatang โ€“ ada kelompok yang bukan nggak tahan pedas, tapi nggak tahan "kebas"-nya

โ˜‘ Pizza nanas โ€“ penilaian soal rasa manis-asinnya terbelah dua

โ˜‘ Hongeo โ€“ baunya yang menyengat bikin makanan ini disebut "garis batas" bahkan di Korea

โ˜‘ Teripang & sea squirt โ€“ tampilan, tekstur, dan bau sekaligus bikin selera terbelah

Kalau ketemu makanan-makanan ini saat traveling ke Korea, mau coba boleh, mau menolak dengan sopan juga boleh. Dua-duanya sama benarnya. Suka atau nggak suka makanan itu sangat erat kaitannya dengan budaya dan lingkungan tempat kita tumbuh. Nggak ada masakan yang disukai semua orang, dan di Korea pun sama saja.
โœจ Rangkuman
โœจ Rangkuman 2

Artikel Terkait