Aplikasi Peta Korea Terbaik? Perbandingan NAVER dan Kakao Map

Langsung ke kesimpulannya, aplikasi peta yang paling direkomendasikan di Korea adalah dua aplikasi ini: "NAVER Map (네이버 지도)" yang mendukung bahasa Jepang dan "Kakao Map (카카오맵)" yang unggul soal info lokal. Di Korea, fitur navigasi Google Maps tidak bisa dipakai, jadi salah satu dari dua aplikasi ini wajib ada di HP kamu untuk keliling di sana.
Di artikel ini, tim redaksi YEPPURIKO, yang menyajikan info wisata dan perawatan kecantikan di Korea, membahas perbandingan NAVER Map dan Kakao Map, cara pakai Google Maps yang tepat, sampai pilihan aplikasi sesuai tipe traveler. Buat kamu yang baru pertama kali ke Korea, artikel ini cukup untuk menyiapkan aplikasi navigasi sebelum berangkat.
Poin penting artikel ini: ① Navigasi Google Maps tidak bisa dipakai di Korea ② Kalau butuh antarmuka bahasa Jepang, pilih NAVER Map; kalau bisa baca bahasa Korea, pilih Kakao Map ③ Paling tepat anggap Google Maps sebagai alat "riset sebelum berangkat saja".
Kenapa navigasi Google Maps tidak bisa dipakai di Korea?
Google Maps yang biasa kamu pakai sehari-hari tidak bisa memberikan petunjuk rute (fitur navigasi) di Korea. Ini karena pemerintah Korea melarang data peta dibawa ke luar negeri dengan alasan keamanan nasional, sehingga petunjuk rute yang akurat tidak bisa diberikan.
Pengalaman "nyasar di Korea" sering kali sebenarnya berawal dari salah pilih aplikasi peta. Tapi tenang saja, Korea punya aplikasi peta lokal yang benar-benar andal. Berikut kami bahas tiga aplikasi peta yang berguna untuk liburan ke Korea, mulai dari ciri khasnya sampai cara memakainya sesuai kebutuhan 📱
NAVER Map: aplikasi navigasi Korea dengan bahasa Jepang, cocok untuk pemula

NAVER Map (네이버 지도) adalah aplikasi peta populer yang dipakai sekitar 80% orang Korea, dan daya tarik utamanya adalah dukungan bahasa Jepang yang lengkap. Cocok untuk kamu yang belum percaya diri dengan bahasa Korea, lebih banyak naik transportasi umum, atau baru pertama kali ke Korea.
Antarmukanya tersedia dalam bahasa Jepang sehingga mudah dioperasikan, plus ada info bus dan kereta bawah tanah secara real-time, alarm kedatangan, unduhan peta offline, simpan favorit, sampai tag pencarian spot terbaru. Dengan UI bahasa Jepang, nama tempat juga lebih mudah ditemukan, jadi pemula pun tidak gampang nyasar.
Fitur praktis NAVER Map 💡
Cukup masukkan nomor bus, kamu bisa cek jadwal real-time dan langsung tahu perkiraan kedatangan serta status operasionalnya. Pin "berangkat" dan "tiba" di peta juga jelas terlihat, jadi kamu tetap tenang walau baru pertama kali datang ke suatu area.
Info jam buka dan ulasannya lengkap, dan bisa input bahasa Jepang. Selain itu, petunjuk transit-nya sangat akurat, sampai memberi tahu kamu harus keluar dari pintu keluar stasiun yang mana 🚇
Apa kekurangan NAVER Map?
Perlu diingat, tempat yang bisa dicari dengan bahasa Jepang masih terbatas. Penulisan nama tempat juga kadang berbeda dari yang umum dikenal. Misalnya, saat mencari dalam bahasa Jepang, nama singkat "Balai Kota Seoul" bisa tidak muncul, dan baru ketemu kalau kamu mengetik nama lengkapnya, "Kantor Kota Metropolitan Khusus Seoul".
Tempat wisata dan spot populer bisa dicari dengan bahasa Jepang, tapi untuk toko lokal atau fasilitas kecil, kadang kamu perlu mencari dengan bahasa Korea.
Kakao Map: pilihan terbaik kalau mengutamakan info lokal

Kakao Map (카카오맵) adalah aplikasi andal yang banyak dipakai di Korea, dengan ciri khas info yang akurat dan cepat diperbarui. Cocok untuk kamu yang bisa baca bahasa Korea, suka berburu toko lokal, atau ingin mengikuti spot yang lagi tren.
Info kuliner dan kafenya melimpah, kualitas ulasannya tinggi, dan ada pencarian lewat fitur asisten AI, berbagi lokasi, hingga peta 3D untuk melihat tampilan luar gedung.
Fitur praktis Kakao Map 💡
Karena penggunanya banyak orang lokal, toko baru cepat sekali muncul di aplikasi, jadi spot hits yang baru buka pun langsung bisa dicari. Kamu juga bisa melihat data keramaian berdasarkan usia, jenis kelamin, dan hari, sehingga lebih mudah merencanakan jam kunjungan.
Selain itu, integrasinya dengan taksi Kakao sangat mulus, jadi kamu bisa langsung pesan taksi dari aplikasi 🚕 Ulasannya banyak yang detail dari pengunjung asli, lengkap dengan foto, sehingga kamu bisa mengecek suasana dan keramaian tempat sebelum datang.
Apa kekurangan Kakao Map?
Antarmukanya tidak mendukung bahasa Jepang, dan pencarian pada dasarnya memakai bahasa Korea. Meski begitu, buat yang bisa baca bahasa Korea, aplikasi ini sangat bisa diandalkan karena infonya lengkap. Kalau ragu saat mencari, cukup salin-tempel nama toko dari aplikasi penerjemah, dan pemakaiannya jadi lancar.
Google Maps paling tepat untuk "riset sebelum berangkat"

Google Maps tidak perlu dipelajari dari nol, jadi cocok untuk riset sebelum berangkat. Pencarian dengan bahasa Jepang lancar, spot terkenal bisa ditemukan dalam bahasa Jepang, dan ada terjemahan otomatis ulasan, bookmark, serta Street View untuk mengecek area sekitar.
Keunggulan terbesarnya adalah ulasan berbahasa Jepang yang melimpah. Kamu bisa membaca kesan dari wisatawan lain, dan untuk toko yang mendukung tampilan dalam ruangan, kamu bahkan bisa melihat suasana di dalamnya 📸 Ini mengurangi kekhawatiran "ternyata beda dari bayangan".
Catatan redaksi: Di Korea, petunjuk rute Google Maps tidak akurat, info lalu lintas real-time tidak tersedia, dan navigasi jalan kaki pun kurang presisi. Anggap Google Maps khusus untuk riset awal, lalu gunakan NAVER Map atau Kakao Map saat benar-benar bepergian.
Perbandingan NAVER Map dan Kakao Map | Pilihan sesuai tipe traveler
Kalau dibandingkan dalam satu tabel, perbedaan ketiga aplikasi ini seperti berikut.
| Aspek | NAVER Map | Kakao Map | Google Maps |
|---|---|---|---|
| Dukungan bahasa Jepang | Mendukung UI bahasa Jepang | Tidak mendukung (pada dasarnya bahasa Korea) | Pencarian bahasa Jepang lancar |
| Navigasi & info transportasi | Info bus dan kereta bawah tanah real-time, petunjuk transit akurat | Fitur peta lengkap, terintegrasi dengan taksi Kakao | Fitur navigasi tidak bisa dipakai di Korea |
| Kuliner & ulasan | Info jam buka dan ulasan lengkap | Info kuliner dan ulasan detail melimpah, toko baru cepat muncul | Ulasan berbahasa Jepang melimpah, ada terjemahan otomatis |
| Cocok untuk | Yang pertama kali ke Korea / ingin memakai UI bahasa Jepang | Yang bisa baca bahasa Korea / suka berburu tempat lokal | Riset sebelum berangkat |
Kombinasi rekomendasi sesuai tipe 🌟
Pemula bahasa Korea: NAVER Map sebagai aplikasi utama, Google Maps sebagai pendamping. Kombinasi aman: bepergian dengan NAVER yang mendukung bahasa Jepang, dan cek dulu lewat Google sebelumnya.
Bisa baca bahasa Korea / liburan fokus kuliner: Kakao Map sebagai aplikasi utama, NAVER Map sebagai pendamping. Kamu bisa memadukan info lengkap dari Kakao dengan petunjuk transportasi dari NAVER. Untuk toko terbaru dan yang lagi hits, Kakao biasanya lebih cepat memperbarui.
Pertama kali ke Korea: untuk awal, cukup pasang NAVER Map saja. Dengan UI bahasa Jepang, kamu bisa memakainya tanpa bingung.
Persiapan sebelum berangkat dan hal yang perlu diperhatikan di Korea
Persiapan yang sebaiknya beres sebelum berangkat
Sebelum berangkat, unduh aplikasi NAVER dan Kakao, ubah pengaturan bahasa NAVER, simpan tempat yang ingin dikunjungi ke favorit, unduh peta offline NAVER, dan buat akun Kakao (dengan nomor telepon atau email). Dengan begitu, kamu bisa langsung memakainya begitu tiba.
Tips mencari: di NAVER Map, lebih pasti kalau kamu mencoba nama tempat dalam beberapa bahasa sekaligus, termasuk bahasa Korea (contoh: Myeongdong). Di Kakao Map, pencarian pada dasarnya memakai bahasa Korea, jadi sebaiknya salin-tempel nama toko dari aplikasi penerjemah.
Hal yang perlu diperhatikan di Korea ⚠️
Koneksi internet wajib ada. Info lalu lintas real-time tidak bisa dipakai secara offline, jadi siapkan salah satu dari Wi-Fi router, SIM Korea, atau data roaming (biayanya cenderung mahal).
Baterai dan kuota data juga perlu diperhatikan. Aplikasi peta memakai GPS sehingga baterai cepat terkuras, jadi bawa power bank, tutup aplikasi saat tidak dipakai, dan manfaatkan mode hemat daya. Untuk menghemat kuota, gunakan peta offline NAVER, cek rute lebih dulu pakai Wi-Fi penginapan, dan matikan pembaruan otomatis.
Selain itu, kalau kamu sudah mendaftar akun (NAVER dengan email, Kakao dengan nomor telepon atau email), menyimpan favorit dan membaca ulasan jadi jauh lebih praktis.
Kesimpulan
Kunci liburan tanpa nyasar di Korea adalah membagi peran: NAVER Map kalau butuh bahasa Jepang, Kakao Map kalau mengutamakan info lokal, dan Google Maps untuk cek sebelum berangkat. Dengan memadukan ketiganya, kamu bisa bepergian dengan nyaman di area mana pun.
Mulailah dengan mengunduh NAVER Map sebelum berangkat, atur bahasanya, lalu simpan tempat-tempat yang ingin kamu kunjungi ke favorit. Persiapan sebelum liburan bisa banyak mengurangi stres saat di sana ✨
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Antara NAVER Map dan Kakao Map, mana yang lebih direkomendasikan?
NAVER Map kalau kamu ingin memakai antarmuka bahasa Jepang, dan Kakao Map kalau kamu bisa baca bahasa Korea dan mengutamakan info lokal. NAVER unggul di UI bahasa Jepang dan petunjuk transportasi umum, sedangkan Kakao unggul di info kuliner dan kecepatan memperbarui toko baru. Kalau bingung, pasang keduanya dan gunakan sesuai kebutuhan.
Apakah aplikasi navigasi Korea bisa dipakai tanpa bahasa Korea?
Sebagian bisa: NAVER Map mendukung antarmuka bahasa Jepang dan pencarian dengan input bahasa Jepang. Namun, tempat yang bisa dicari dalam bahasa Jepang kebanyakan tempat wisata dan spot populer, dan untuk toko lokal kadang perlu pencarian dalam bahasa Korea. Kakao Map tidak mendukung UI bahasa Jepang, jadi lebih praktis dipakai bersama aplikasi penerjemah.
Apakah Google Maps tidak bisa dipakai di Korea?
Bisa untuk melihat peta dan mencari tempat, tetapi fitur navigasi (petunjuk rute) tidak bisa dipakai. Ini karena pemerintah Korea melarang data peta dibawa ke luar negeri dengan alasan keamanan nasional. Gunakan Google Maps untuk riset sebelum berangkat, dan NAVER Map atau Kakao Map untuk bepergian di Korea.











